Mendeteksi Kerusakan Komputer via “Beep”

Sekarang ini harga “Speaker Eksternal” untuk komputer sudah sangat murah, hanya dengan Rp.50.000 hingga Rp.100.000 saja Anda sudah bisa memilikinya. Tetapi kenapa ketika membeli komputer selalu disertakan “Speaker Internal” (speaker kecil di dalam casing CPU) ?

Speaker internal ini sebenarnya berfungsi untuk memberikan tanda atau sinyal kepada kita apakah komputer berjalan normal atau rusak, dan bisa dijadikan tip untuk mendeteksi kerusakan komputer secara dini.

Ketika kita menyalakan komputer, sesaat sebelum booting, komputer akan melakukan pengecekan device (komponen / perangkat hardware), baik harddisk, RAM, dll. Jika semua komponen dalam kondisi baik maka komputer akan memberikan tanda/sinyal berupa bunyi “beep” satu kali dan kemudian melakukan proses booting.

Jika disaat pengecekan ada komponen yang rusak maka komputer akan memberikan tanda berupa variasi bunyi “beeb” yang memberitahukan kepada kita komponen mana yang rusak.

Berikut ini variasi dan arti bunyi beep untuk mendeteksi kerusakan komputer :

Bunyi beep pendek 1x
Komputer berjalan dengan normal.

  • Bunyi beep pendek berulang-ulang
    Ada permasalahan pada motherboard. Segera perikasa kondisi motherboard, cek perangkat hardware yang terpasang ke motherboard, periksa semua kabel data, kabel power dan sebagainya.
  •  Bunyi beep panjang 1x

Ada permasalahan pada Memori (RAM) komputer. Coba lepas RAM dan kemudian dipasang kembali. Atau cek kaki-kaki RAM, jika kotor bisa dibersihkan menggunakan karet penghapus, hati-hati ketika membersihkan.

  •  Bunyi beep panjang 1X yang diikuti dengan suara beep pendek 3x

Mendeteksi kerusakan komputer pada VGA Card (Kartu Grafis). Periksa VGA Card dari beberapa kemungkinan, mungkin kurang terpasang dengan benar ke soketnya, bagian bawah / kaki-kaki VGA kotor, dan sebagainya. Mencoba VGA Card milik orang lain ke motherboard kita, juga bisa dilakukan untuk memastikan apakah VGA kita rusak atau tidak.

  •  Tidak ada sama sekali suara yang keluar, tapi komputer tidak bisa hidup atau bermasalah

Jika hal ini terjadi, maka kita tidak dapat memastikan perangkat hardware mana yang mengalami masalah. Untuk memastikannya, periksa seluruh bagian dari perangkat hardware di dalam CPU, bongkar semua isi casing lalu pasangkan kembali dengan benar. Ada baiknya jika sebelum dipasang kembali, kita bersihkan terlebih dahulu debu-debu yang menempel.

Pos ini dipublikasikan di Lain-lain. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s